Jumat, 27 November 2009
Kamis, 26 November 2009
Anak Pertama Kami
Alhamdulillah, telah lahir putri pertama kami pada hari Kamis kurang lebih pukul 22.30 WIB di RS Mitra Keluarga Depok.
Mohon doanya agar menjadi anak yang sholehah, bermanfaat di dunia dan akhirat.
Fotonya menyusul yaa...
Diposkan oleh Andoyo dan Eflita Meiyetriani di 05:38 0 komentar
Anak Pertama Kami
Alhamdulillah, telah lahir putri pertama kami pada hari Kamis kurang lebih pukul 22.30 WIB di RS Mitra Keluarga Depok.
Mohon doanya agar menjadi anak yang sholehah, bermanfaat di dunia dan akhirat.
Fotonya menyusul yaa...
Diposkan oleh Andoyo dan Eflita Meiyetriani di 05:38 0 komentar
Jumat, 06 November 2009
Launching Website
Setelah lama selalu menggunakan blog gratisan, akhirnya saya putuskan untuk melaunching website pribadi saya di:
Silakan kunjungi website tersebut untuk membaca ratusan artikel yang telah saya posting. Ada sekitar 250 artikel lebih telah saya posting ke dalam blog saya tersebut. Ratusan software gratis juga bisa Anda download dari blog tersebut secara langsung.
Untuk ke depan, mudah-mudahan desain website saya akan seperti tertampil dalam foto yang saya lampirkan ini. Saat ini sedang dalam proses desain. Informasi tentang New Zealand lumayan lengkap juga bisa kita dapatkan di website ini. Terima kasih.
Diposkan oleh Andoyo dan Eflita Meiyetriani di 14:15 0 komentar
Senin, 26 Oktober 2009
Doa Seorang Suami
Kehidupan berkeluarga itu ternyata lebih mengasyikkan dari yang kubayangkan...
Ada kebahagiaan saat bertemu keluarga tercinta...
Ada keberkahan dan kesenangan ketika bercanda berdua dengan istri yang disayangi...
Ada hati yang berdebar-debar menantikan kelahiran anak pertama...
Ada kedewasaan yang tumbuh untuk belajar bertanggung jawab...
Ada waktu untuk bermanja dan dimanja...
Ada pula pertengkaran kecil yang membuat kami saling menyayangi dan memahami...
Terimakasih ya Allah, Engkau telah menaikkan derajatku dari seorang bujangan menjadi seorang suami...
Jadikanlah hamba sebagai suami yang memberikan kemudahan dunia dan akhirat...
Diposkan oleh Andoyo dan Eflita Meiyetriani di 08:16 0 komentar
Jumat, 04 September 2009
Puasa Ramadhan di Wellington, New Zealand
Postingan aslinya silakan buka di www.andoyoanny.blogspot.com.
Terdengar adzan subuh tanda waktu makan sahur kami sudah selesai. Adzan itu terdengar bukan dari masjid atau dari mushola sebagaimana yang biasa kita dengar saat kita berada di Indonesia.
Hanya program Saalat Time yang kami install di komputer dan panduan waktu buka puasa dan sahur yang kami download dari website lembaga resmi muslim yang mengurusi masalah di New Zealand yaitu FIANZ inilah yang selalu setia mengingatkan kami akan tanda kapan waktu buka dan sahur kami.
Silakan download program Saalat Time jika Anda mau, karena akan sangat membantu.
Jika saya bandingkan, perbedaan antara waktu yang tertera di program Saalat Time dan timetable waktu shalat yang diperhitungkan oleh ulama-ulama FIANZ hanya terdapat perbedaan sekitar 5 menitan. Untuk masalah ini Mufti di sini memperbolehkan perbedaan waktu 5 menit tersebut. Jadi jika ingin berbuka atau sahur, kita bisa membandingkan mana yang mau dipakai. Saya sangat berterimakasih sekali kepada para programer yang telah membuat software pengingat shalat tersebut, mudah-mudahan Allah memudahkan hidupnya di dunia dan akhirat.
Silakan klik link ini jika Anda ingin mengetahui aktifitas muslim di New Zealand FIANZ (The Federation of Islamic Associations of New Zealand).
Hari ini adalah hari ke 15 kami menjalankan ibadah puasa, tidak banyak hal berubah dengan aktifitas kami di sini. Suasana Ramadhan benar-benar sangat berbeda dengan yang saya rasakan saat saya berada di Indonesia. Susahnya mendapatkan makanan dari restoran dan cafe-cafe yang ada di Wellington membuat kami harus rajin memasak. Sungguh suasana yang berbeda, di sinilah Allah memberikan ujiannya untuk seorang muslim yang pertama kalinya hidup dan menjalankan ibadah puasa di luar negeri. Beberapa teman memilih untuk tidak menjalankan ibadah puasa karena hal ini.
Masak makanan sendiri
Halal Butcher, inilah tempat favorit yang harus saya kunjungi untuk mendapatkan stock daging sapi, kambing atau ayam potong yang murah sekaligus juga halal. Tidak banyak penyedia makanan halal di Wellington, sehingga kami harus berhati-hati saat menyiapkan makanan untuk puasa kami. Anda bisa membeli ikan dan produk lainnya jika takut daging yang Anda beli tidak halal yang cukup banyak tersedia di toko-toko sekitar Wellington.
Memasak adalah aktifitas yang cukup mengasyikan saat mempersiapkan makan sahur dan buka puasa. Soalnya kita akan sulit mendapatkan makanan buka puasa siap saji seperti kolak, bubur dan es kelapa yang dengan mudah kita bisa dapatkan di sekitar rumah kita di Indonesia. Hampir semuanya harus kita masak sendiri. Harus ada daftar menu yang disiapkan setiap harinya, jadi mau tidak mau akhirnya kami bisa memasak sendiri di sini.
Saya teringat saat tahun kemarin masih menjalankan ibadah puasa di Surabaya. Mudah banget mendapatkan makanan buka dan es kelapa muda di sekitar Royal Plasa, Citos dan di sekitar kampus Petra di daerah Kertomenanggal. Tapi sekarang di sini, suasananya serba berbeda. Kolak harus bikin sendiri, bubur bikin sendiri, makan utama juga harus masak sendiri.
Alhamdulillah-nya, inilah kenikmatan yang diberikan oleh Allah untuk merasakan berkah puasa di negeri orang. Jarang orang mendapatkan kesempatan seperti ini. Waktu puasa di New Zealand yang tidak terlalu ekstrim antara siang dan malamnya juga membuat kami enjoy menikmati ibadah ini.
Di sini saya jadi mengerti kenapa pelaksanaan puasa kenapa dijalankan berdasarkan penanggalan bulan atau Qomariyah. Saat di Indonesia mungkin kita belum mau berpikir tentang hal ini karena Indonesia yang cuma ada dua musim, musim penghujan dan musim kemarau.
Inilah berkah kenapa Puasa Ramadhan dijalankan berdasarkan penanggalan bulan, bukan penanggalan berdasarkan matahari. Adanya 4 musim dengan perbedaan waktu siang dan malam yang ekstrim, kadang siang lebih panjang dan kadang malam lebih panjang tentunya akan membuat puasa Anda menjadi terasa berat dan terasa ringan. Dengan pelaksanaan puasa berdasarkan penanggalan bulan, maka kita akan melaksanakan puasa di musim-musim yang berbeda, tidak melulu di musim dingin. Akan ada variasi puasa tiap tahunnya, bisa jadi tahun ini puasa tahun ini di musim panan (summer), maka bisa jadi tahun depan kita mendapatkan puasa di musim semi (spring).
Coba dijalankan berdasarkan penanggalan matahari, tentunya kita akan yang di sini atau saudara-saudara muslim kita yang hidup di negara dengan perbedaan siang dan malam yang ekstrim seperti di Canda dan Finlandia tentunya akan merasa keberatan. Alhamdulillah...
Artikel terkait:
Diposkan oleh Andoyo dan Eflita Meiyetriani di 12:25 0 komentar
Senin, 24 Agustus 2009
Ayoo, Klaim Lagi Ya...
Tari pendet diklaim, Reog diklaim, Sipadan dan Ligitan diembat, Ambalat diklaim, Batik diklaim, Lagu Rasa Sayange diklaim, duh duhhh. Apa itu negara ga punya budaya sendiri ya??
Syukur-syukur korupsi juga diklaim....
Diposkan oleh Andoyo dan Eflita Meiyetriani di 22:09 0 komentar